Pedoman Kita.com,Barru – Pandangan Anggota DPRD Barru dari Fraksi PDIP, Syamsu Rijal mengungkapkan, PDIP dalam menentukan sikap Mengusung Pasangan Inimi,tentu memiliki perspektif dalam menentukan usungan Kepada Andi Ina Kartika Sari-Abustan sebagai Cabup dan Cawabup Barru. Syamsu menyebut, keduanya sudah berada di puncak tertinggi karier masing-masing.
“Keduanya sudah berada pada level tertinggi kariernya. Jadi saya kira sudah sangat layak untuk memimpin Barru,” ujar Syamsu kepada Editorial9.id, Selasa (29/10/2024).
Menurut dia, Andi Ina adalah politisi matang. Ia telah berada di puncak karier dengan menduduki kursi Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024.
“Dan saya kira Andi Ina salah satu politisi perempuan paling berpengaruh saat ini. Tidak bisa dipungkiri itu,” ucapnya.
Kata Syamsu, pencapaian politiknya luar biasa. Ia mampu merebut kepercayaan Partai Golkar dan menduduki kursi Ketua DPRD Sulsel di tengah hegemoni politisi pria Dan “terbukti dia mampu,” jelasnya.
Kedua, Abustan. sudah berada di level tertinggi sebagai ASN.
“Ia menjabat Sekda Barru. Itu sebuah pencapaian tertinggi seorang ASN,” paparnya.
Secara kompetensi personal, Abustan kata Syamsu, tak perlu diragukan lagi. Abustan telah khatam sebagai birokrat.
“Semua sisi pemerintahan sudah beliau selami. Jadi untuk mengurus pemerintahkan, kita tidak ragu dengan kapasitas Abustan,” jelasnya.
Karenanya, menurut Syamsu, paket Ina-Abustan adalah kombinasi ideal. Wajar kata dia, jika masyarakat Barru menganggap keduanya sebagai representasi perubahan.
“Karena memang dua-duanya punya kapasitas. Makanya euforia masyarakat sangat besar kepada Ina-Abustan,” ucapnya.
Syamsu juga yakin, pasangan ini bisa menghadirkan perubahan.
Hanya saja, Syamsu mengingatkan bahwa PDIP akan tetap menjadi alat kontrol bagi Andi Ina- Abustan jika keduanya terpilih nanti.
“Fungsi pengawasan kami tetap melekat meski PDIP sebagai partai pengusung. Kontrol terhadap pemerintahan tidak akan lepas,” imbuhnya.(Frd)