Pedoman Kita.com, – Barru – Wakil Bupati Barru, DR. Ir. Abustan, M.Si memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru. Rapat ini berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati dan dihadiri oleh Ketua DPRD Barru, Forkopimda, OPD terkait, serta tokoh-tokoh masyarakat pendidikan.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan alternatif yang inklusif dan merata, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu atau tinggal di wilayah yang belum terjangkau pendidikan formal.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar solusi sementara, tetapi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang selama ini kurang mendapatkan akses pendidikan. “Kita ingin hadirkan sekolah yang merangkul, bukan yang menyisihkan. Sekolah Rakyat harus menjadi jembatan pendidikan bagi mereka yang terpinggirkan,” ujar Abustan
Ketua DPRD Barru, H. Syamsuddin Muhiddin yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyatakan dukungan penuh atas program ini. Menurutnya, DPRD siap mendukung dari sisi penganggaran maupun kebijakan agar Sekolah Rakyat bisa segera direalisasikan. “Pendidikan adalah hak setiap warga. Kami akan mengawal ini agar tidak berhenti hanya di meja rapat,” tegasnya.
Bupati Barru, A.Ina Kartika Sari,SH, M.Si juga hadir memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini dan mengajak seluruh elemen Forkopimda untuk bersinergi. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh perangkat pemerintah bergerak bersama dalam satu visi untuk pendidikan rakyat,” ungkapnya.melalui Daring
Rapat tersebut juga membahas teknis pelaksanaan, mulai dari pemetaan wilayah prioritas, kriteria calon peserta didik, penyusunan kurikulum adaptif, hingga pelibatan komunitas lokal sebagai pengajar.
Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan peluncuran Sekolah Rakyat secara bertahap mulai tahun ini, sebagai wujud komitmen nyata menghadirkan keadilan pendidikan bagi seluruh masyarakat Barru.(Frd)