Seminar IPIM Gaungkan Konferensi Imam Internasional Untuk Perdamaian Dunia

Daerah Makassar Nasional News
Spread the love
  • Pedomankita.com, Makassar – Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Selatan menggelar Seminar Nasional dan Istighosah di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Sabtu (14/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan International Grand Imams Conference on Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace 2026.

Seminar tersebut mempertemukan para imam masjid, tokoh agama, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban, penguatan moderasi beragama, serta penggerak perdamaian dunia.

 

Ketua Panitia, Abdul Gaffar, mengatakan konferensi internasional itu lahir dari kesadaran bahwa imam masjid tidak hanya menjalankan fungsi ritual keagamaan, tetapi juga berperan sebagai pemimpin moral, pendidik masyarakat, penjaga harmoni sosial, hingga juru damai di tengah keberagaman.

 

“Berbagai tantangan global seperti radikalisme, intoleransi, perubahan iklim, degradasi moral, disinformasi hingga ketidakadilan sosial membutuhkan kontribusi aktif para imam dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan,” ujarnya.

 

Konferensi bertema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace” tersebut akan berlangsung sepanjang Februari hingga Oktober 2026 dengan puncak kegiatan di Masjid Istiqlal dan Hotel Borobudur, Jakarta. Kegiatan ini melibatkan Kementerian Agama RI, Masjid Istiqlal, IPIM, Kementerian Luar Negeri, serta sejumlah kedutaan besar negara sahabat di Indonesia.

 

Sebelum konferensi internasional digelar, panitia akan melaksanakan program “Bridging to Conference” berupa workshop, seminar, istighosah, dan tabligh akbar di enam wilayah, yakni Kalimantan Timur, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.

 

Menurut Abdul Gaffar, konferensi tersebut bertujuan menjadi wadah dialog dan kolaborasi para imam dunia untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan keagamaan, memperkuat jejaring internasional, serta merumuskan strategi bersama menghadapi berbagai isu global. Konferensi ini juga menargetkan lahirnya dokumen “Istiqlal Understanding of International Imams” sebagai pedoman bersama dan langkah awal pembentukan wadah persatuan imam dunia.

 

Seminar Nasional di Makassar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad, Wakil Rektor IV UMI Muhammad Ishaq Shamad, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi, Wakil Kepala Bidang Penyelenggaraan Peribadatan BPIM Jakarta Mas’ud Halimin, serta Direktur Perlindungan BNPT Irfan Idris.

 

Melalui kegiatan ini, IPIM Sulsel berharap dapat memperkuat kontribusi para imam dalam membangun masyarakat yang harmonis, moderat, dan berdaya, sekaligus memperkuat diplomasi keagamaan Indonesia di tingkat global demi terwujudnya perdamaian dunia. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *